Hujan datang, banjir kembali…

Mulai seminggu ini, musim hujan di Surabaya udah dimulai. Untungnya, hujan lebih banyak turun di malam hari. Hehehe… Jadi nggak nganggu kerjaan :-p *selfish.com

Tapi kemarin, dari jam 4 sore hujan turun…. Dan sampai jam setengah 6 (jam aku pulang), nggak ada tanda-tanda bakal berhenti. Oh My God!!!!

Daripada pulang kemalaman gara-gara nunggu hujan reda, aku paksain deh pulang jam 6. Toh nggak deres-deres amat.. Berjuang!

Pertama, prepare diri. Pakai jaket, trus nyimpen tas di kresek besar biar nggak kecipratan air, dan nyiapin payung.. Yu huuuuu… Let’s go..

Yang pertama dinaiki adalah Lyn DA yang bakal nganterin aku sampai ke Kantor Pos Pahlawan sebelum naik Lyn SG (Surabaya-Gresik). Di Lyn DAnya sendiri, penumpangnya sedikit, cuma 3 orang di belakang dan 1 orang disebelahnya sopir. Apa karena hujan ya? Jadi orang-orang pada malas pulang. Hujannya berganti dengan gerimis disepanjang jalan.

Pas nyampai di Kantor Pos itu, aku ketemu seorang ibu yang juga langganan Lyn SG. Masuklah kita berdua di tempat duduk di samping pak sopir. Si ibu itu ternyata kenal sama sopirnya. Hehehehe…

Sopirnya mutusin buat nggak ngetem, meski penumpangnya cuma dua. Alhamdulillah, sekitar 1 kiloan banyak banget orang yang mau ikutan naik. Kalau dari analisa aku dan Ibu itu orang-orang itu mau pulang mudik. Secara besok Minggu Hari Raya Idul Adha.

Gerimis masih terus berlangsung. Dan ketika kita sampai di jalan Kalianak,, alamaaakkk…. banjir sodara-sodara… Bahkan kata ibu itu (namanya ternyata Limano diambil dari tanggal dia lahir: LiMa November :-)…) banjir ini termasuk parah, karena rumah-rumah dipinggir jalan yang biasanya nggak pernah kemasukkan air, sekarang jadi kemasukkan. Ckckckck.. Kata ibu Limano itu sih, karena tanah yang seberang jalan itu sudah dipaving makanya nggak ada tempat buat penyerapan air. Masalah klasik kali ya… Pembangunan dimana-mana tapi nggak memperhatikan tata kota dan lingkungan. Jadinya banjir deh.

Kasihan, kalau musim kemarau, kepanasan.. Kalau musim hujan, banjir. Jadi nggak bisa nikmatin rejeki dari Allah, adanya kita jadi ngeluh terus..

Capek deh…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s