Office Visit: Vitapharm

Sebagai wanita yang peduli akan kecantikan dan kekepoan (alah..) Saya langsung jingrak-jingkrak pas Manager R&D saya nawarin para karyawan untuk Professional Visit ke PT. Vitapharm. Itu tu, perusahaan yang “bertanggung jawab” memproduksi kosmetik Viva.. The legend produknya sih pencil alis. Pensil ini yang mewarnai alis mata banyak wanita, mulai emak-emak pembawa keranjang belanja rotan sampai tante-tante penjinjing LV.. Okeh kan??

Selasa kemarin berangkatlah 1/4 populasi karyawan kantor ke jalan Panjang Jiwo, tempat bernaungnya satu-satunya pabrik Vitapharm di Indonesia. Yay! Yay! Yay!

Sampainya disana kita disambut oleh Danny Wibisana (Kepala Divisi Marketing), Ibu Tini (Beauty Consultant) dan 2 karyawan lainnya (lupa namanya euy.. Maaf ya Ibu-ibu). Terus kita “digiring” ke aula untuk disuguhi presentasi tentang Viva. Kita masing-masing dapat souvenir pembersih & face tonic Viva plus katalog. Lumayan lah untuk persediaan emak bulan depan.. Hohohoho..

Ada sedikit jeda waktu pas kita nungguin presentasi dimulai dan kita menghabiskannya dengan belanja!!! Ya secara di aula itu juga ditampilkan macam-macam produk Viva. Mulai dari skincare, kosmetik sampai body care. Dan salah satu sales attendantnya ternyata mbak selvi, kapster favorit saya di Viva Beauty Care. Halo Mbak!!!

Jadilah kita sibuk tanya sana sini, tunjuk sana sini, dan beli sana sini… Maklumlah mana ada wanita yang menolak beli produk kosmetik yang (cukup) berkualitas dengan harga yang murce? Saya sih nggak bakal.. Sampai saya mikir, si Koko pasti akan sangat bahagia kalo pengisi meja rias saya semuanya berasal dari Vitapharm.. LOL..

Setelah sukses mengantongi belanjaan masing-masing (kecuali teman-teman cowok sih) kita duduk manis  untuk mendengarkan paparan dari para kepala divisi. Yang pertama dapat kesempatan ngomong adalah Pak Danny. Beliau menjelaskan tentang sejarah viva – dari mulai 1962 di Jalan Karet, trus pindah ke Panjang Jiwo di tahun 1998 dengan nama Paberik Kosmetik “vita” dan di 2007 ganti nama menjadi PT. Vitapharm – sampai raihan & award yang diterima. Iklan-iklan Viva (plus Red-A, sebagai sister produk) dari jaman baheula juga ditampilkan. Hahahaha… Jadi inget masa kecil deh, karena sering banget liat iklan itu, lagian bintang iklannya juga disesuaikan sama kondisi jaman (alah..). Maksudnya bintang iklannya itu ada Btari Karlinda (yang jadi adiknya Onky Alexander di Catatan si Boy), Susan Bahtiar (sebelum desye jadi bintangnya SK-II), Marcella Zalianty, Putri Patricia dan masih banyak lagi..

Pak Danny pun turut memperkenalkan produk terbaru mereka, Viva White Body Creme dan Chic on Lips. Untuk Body Creme ini Pak Danny berani mengklaim ini yang pertama di Indonesia, karena kebanyakan yang beredar adalah pelembap tubuh dengan bentuk lotion atau butter. Trus-trus kita dibagiin deh samplenya Body Creme. Hooray!!! Tapi kok yang Chic on Lipsnya nggak Pak? *minta dikeplak*

Nanti deh kalau ada waktu senggang, tak reviewnya yaaa….

Lalu kita juga dijelasin tentang cara pendistribusian produk Viva. Mulai dari cara Above the line & Below the line nya… Jadi Viva ini bener-bener ngasih mindset “ini lah produk yang bisa dijangkau seluruh masyarakat baik dari harga maupun tempat pembelian”.

Next, ada presentasi dari Pak Teguh, yang mengepalai bagian produksi. Disini produksi kosmetik dibagi menjadi tiga unit: Cairan, Cream & Bubuk. Trus dijelasin satu-satu alur produksi per unitnya. Nggak terlalu paham juga sih.. LOL.. Cuma ada satu yang saya pahami, produksi perharinya gedhe banget. Untuk cairan mereka bisa memproses 12 – 24 ton cairan dan 1.5 ton bubuk. Wow banget kan???

Untuk menyakinkan, kita diundang untuk melihat langsung proses produksinya. Pabriknya terletak di belakang gedung utama. Disini saya lebih WOW lagi.. Apa pasal?
Pabriknya BERSIH BANGET! (udah pakai capslock). Langsung deh saya bandingin sama pabrik mie instan yang dulu saya kunjungi pas study tour. Hehehe.. Bener-bener beda. Yang ini berkali-kali lebih bersih dan higienis. Bahkan bau di dalam pabrik sama kayak bau di rumah sakit.Nah, limbahnya berupa cairan yang sebelum dibuang ke Kali Surabaya, limbah tersebut disterilkan dulu dari bahan-bahan kimia.

Waktu keliling saya jadi kayak orang udik gitu.. Ngeliat tabung, menganga. Ngeliat prosesnya, menganga. Hahaha! Totally blank! Tapi sempet tanya-tanya juga sih, tentang kenapa kok masih pakai mineral oil. Kan katanya kalau pemakaian terlalu sering bisa nutup pori-pori kulit. Nggak dapat jawaban memuaskan sih, karena Pak Teguh cuma bilang ya itu salah satu bahan utama kosmetik mbak, jadi nggak bisa dihilangkan. Lagipula semua bahan baku mereka sudah lulus uji laboratorium.
Yaa… oke deh. Saya iyain ajah *pasrah*

Selama tour pabrik, Pak Teguh didampingi oleh Pak Danny dan Bu Monica dari bagian Riset&Development. Bu Monica ngejelasin untuk proses produksi masing-masing barang sudah ada jadwalnya masing-masing. Jadi misalnya hari ini bikin foundation untuk warna kuning langsat, besoknya memproduksi warna lain. Begitu juga dengan lipstick, hari ini bikin lipstick warna no.22, besok 50. Begitu seterusnya. Jadwalnya dibuat setiap bulan, tergantung dari permintaan marketing.   *mangut-mangut*

Dan saya sempet ngelontarin pertanyaan, kok bisa ya harga Viva itu mureeh banget? Apa karena kemasannnya?
Yup, hal itu diamini oleh Bu Monica. Dia bilang, keuntungan Viva sendiri sebenarnya nggak terlalu banyak. Jadi mereka memakai kemasan yang simple untuk mengurangi proses produksi. Mereka lebih menekannya pada kualitas produk dan higienitas.

Pertanyaan “bodoh” saya selanjutnya: Kira-kira semua pegawai Vitapharm dapat jatah makeup nggak sih bu tiap bulan? LOL…
(Untungnya Bu Monica itu kalem dan baik hati) Dia jawab, “untuk hari-hari besar seperti Lebaran ada jatahnya Mbak. Tapi tiap bulan nggak ada, kan produk viva juga masih terjangkau buat mereka”  *mangut-mangut lagi*

Setelah puas keliling pabrik kita lanjut ke ruang Quality Control untuk meneliti kualitas produk yang telah selesai diproduksi. Pemeriksaannya sendiri ada 3 macam: kimia, fisika dan mikro (untuk mengetahui ada bakteri atau tidak dalam produk). Kalau ada produk yang nggak memenuhi syarat biasanya akan dihancurkan. Kalau lolos ya siap untuk dipasarkan. Bagian akhir ruang Quality Control adalah favorit saya, disana dipamerkan berbagai macam produk yang akan dan habis diperiksa. Such a heaven! ini masih pabriknya Viva lho, belum Etude House yang punya kemasan unyu-unyu. Bisa nggak pulang-pulang saya ^_^

Capek jalan-jalan dan berpanas-panas, marilah kita kembali ke aula. Dimana ada snack menanti dan demo make-up. Yang belum puas belanja bisa belanja lagi lhoo… Hehehe..

Oh ya, pas perjalanan balik ke pabrik saya sempat mengintip beberapa ruangan kerja karyawan. Disana suasana kerjanya tenang dan profesional banget. Bedalah sama suasana kerja di “pabrik” saya yang lebih rame..  Hahahaha *dilirik manager hrd*

Back to Aula.. Saatnya Beauty Demo.. Yang jadi “korban” model demo make-up adalah…our resident tomboyish announcer, Wisye….. Dia didandanin untuk acara sehari-hari, jadi lebih natural gitu.. Acara demo ini jadi ajang ngakak-ngakak kita, secara tante Wisye bukan tipe orang yang pasrah didandanin. Jadi agak berontak-berontak gitu pas dikasih eyeliner dan maskara. LOL.

Dari demo ini saya paling kagum sama covering creamnya. Ini semacam foundation dan dia cukup mampu mengcover dark spot di pipinya mak wisye..Hmmm.. Jadi pengen.. Tapi di meja rias saya, masih ada 3 foundation yang belum habis (ups).  Kapan-kapan aja deh..

Acara terakhir adalah pertukaran souvenir dari pihak kantor maupun Viva.

Selesai. Pulanglah eh balik kantorlah kita..

Such a nice day! Terima kasih atas sambutannya ya kakak-kakak..  cup-cup muah-muah…

Dan this is it, nggak afdol kalau nggak pakai poto2…

Souvenir Kunjungan: Pembersih & Face Tonic - Katalog

Souvenir Kunjungan: Pembersih & Face Tonic – Katalog

Isi Katalognya Viva

Isi Katalognya Viva

Presentasi: left to right: Danny-Lupa Namanya-Teguh

Presentasi: left to right: Danny-Lupa Namanya-Teguh

Shopping Time. Hayoo yang mana saya? ^_^

Shopping Time. Hayoo yang mana saya? ^_^

Hasil Belanja: Lulur Mandi - Viva White Body Creme - Eye Shadow Dark Choco - Clean & Mask - Red A Body Lotion (hadiah)

Hasil Belanja: Lulur Mandi – Viva White Body Creme – Eye Shadow Dark Choco – Clean & Mask – Red A Body Lotion (hadiah)

Sample Body Creme: Natural Defense - Lifting Up - Tropical Bright - Natural Defense

Sample Body Creme: Natural Defense – Lifting Up – Tropical Bright – Natural Defense

Suasana Demo: Liat kan mukanya Mak Wisye ^_^

Suasana Demo: Liat kan mukanya Mak Wisye ^_^

Dia bukan kriminal *wink* Tapi untuk privasi aja, matanya sengaja ditutup. Bisa dilihat perbedaannya kan? Dark spot lebih tersamar.

Dia bukan kriminal *wink* Tapi untuk privasi aja, matanya sengaja ditutup. Bisa dilihat perbedaannya kan? Dark spot lebih tersamar. (photo credit: listy chan facebook)

Pertukaran souvenir

Pertukaran souvenir

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kunjungi mereka disini

xoxo,

reANNfi

Advertisements

2 thoughts on “Office Visit: Vitapharm

  1. sis tulisannya informatif banget.. kalo boleh sy mau minta informasi lbh lengkap tentang pt.vitapharm dong sis buat penelitian saya.. thankyouu (stefanie-ukwms)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s