Please remind these things when you were in public transportation (What a post)

Doodle angkot

Finally, saya posting juga tulisan ini. Hohoho…

Ini tulisan yang sudah jadul dan ngendon aja di folder wordpress. Niatnya mau dipublish dulu sih tapi kemudian urung karena dipikir-pikir kok belagu banget sih saya pake “nyeramahin” orang.

I was angkoters (sebutan saya untuk orang-orang yang naik angkot/mikrolet/len) before married. Selama itu saya sering ketemu dengan banyak orang dan menemukan kelakuan-kelakuan ajaib mereka. Banyak yang menyenangkan tapi ada pula yang bikin saya membelalakan mata. Hee!

Kegiatan saya memisuhi orang dalam hati ini (jangan ditiru yes.. LOL) berhenti setelah menikah karena tuan koko berela hati mengantar jemput saya (yaiyalah..) But then, kerjaan dia pindah dan jamnya nggak pake toleransi sama jam kerja saya, jadi saya sering ngangkot lagi deh. Dan ternyata kelakuan orang-orang nggak berubah. Duuuh…

So let me share you about my grundelan.. Hehehehe.. Aduh bahasa inggrisnya grundelan ini apa ya? *abaikan*

1. DO NOT SMOKE!
Boleh-boleh aja si ngerokok di dalam angkot, tapi asepnya ditelen ya!!!! Hehehe… Saya paling sering nih jadi tukang menegur perokok yang keukuh ngisep rokoknya di dalam angkot. Kadang bisa alusan kadang kalo uda gregetan ya suka nyolot. Apalagi kalau ada ibu-ibu hamil atau anak kecil. Duuh..

2. Siapin uang transpotnya
Ini bisa jadi sumber kemangkelan aka kebetean kalau penumpang turun tanpa nyiapin bayaran. Atau kalau uda sedia tapi uangnya pecahan besar. Kayak misalnya, harga angkot dalam kota Surabaya kan 5 ribu ee mbak2 atau mas2 nya nyodorin uang 50ribu… Bikin masalah karena:
1. kadang beberapa orang butuh cepat sampai tujuan, tapi karena harus nunggu hal2 kayak gini suka ke delay dah laju angkotnya.
2. Dan kalau si sopir nggak punya kembalian, tipe penumpang ini malah marah-marah ke sopirnya. Lho???!!!

3. Jangan suka bilang kiri atau berhenti mendadak
Dan kalo supirnya kebablasan, marah-marah! Deuh, lu pikir ini angkot punya nenek moyang lu.

4. Ini untuk anak-anak sekolah!
Biasanya adek-adek penerus bangsa ini menggunakan jasa angkutan umum untuk berangkat atau pulang sekolah. Kebanyakan mereka memakai tas ransel. Nah, kebiasaannya, mereka nyangklong ranselnya ketika duduk di angkot. alhasil duduk mereka nggak nyaman karena keganjel ransel dan menuh2in slot tempat duduk. misalnya kursi yang seharusnya bisa diduduki 6 orang jadinya cuma bisa nampung 5 orang *sigh*

5. Jangan terlalu berisik
Hellow… Angkotan umum ini bukan mobil pribadi ya… Jadi nggak perlu ngobrol curhat-curhatan plus ketawa ngakak sengakaknya. Bikin polusi kuping! –Sebenernya ini keplakan buat saya juga, secara kalo saya naek angkot langganan sukanya ngerumpi panjang lebar sama angkoters lain. Etapi semuanya pada nimbrung jadi (kayaknya) nggak ada yang bete juga–

6. Jangan gampang meludah dan buang sampah sembarangan
Do i need explain this? *rolled eyes*

Okay, that’s all.. Marilah kita biasakan naek transportasi umum dengan baik so everybody will happy yes….

be a responsible angkoters,

xoxo,

reANNfi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s