My Latest Daily Regime (Dec 16)

Hello gengs….

Udah bulan Desember aja nih, perasaan waktu cepet banget ya berjalannya. Pfiuh..

Not that i’m changing fast too. Terutama di urusan perawatan jasmani alias skincare. Hehehe…

Masih inget kan, waktu awal tahun ini saya bertekad banget untuk beralih ke natural skincare products  ya etapi belakangan niat saya nggak sebesar dulu. I will admit, the natural one is very great products cuma butuh ketelatenan yang lebih aja untuk dapat hasil yang diinginkan. Nah, karena alasan itu plus karena “kejadian yang tidak diinginkan itu”, akhirnya saya selingkuh deh *rolling eyes*

Saya CLBK dengan mantan kosmetik Korea dengan beli produk-produk yang dari dulu emang pengen banget dibeli tapi nggak jadi karena lebih milih yang natural. It consists many acid treatments karena mengandung manfaat “menata” kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan memicu pembentukan kolagen kulit secara alami. Yes, i need something to make my skin smoother.

Say hello to these babies..

daily-2

Eniwei postingan ini nggak bakal ada review lengkapnya ya.. Cuma sekedar kesan dan pesan singkat. tssah…

1. Klairs Gentle Black Deep Cleansing Oil
>> Pertama kali pakai cleansing oil yang beli di luaran. Biasanya saya bikin sendiri dari
coconut oil. Tapi bahan-bahan nya lagi abis dan males ngeracik. Jadilah beli produk jadi aja.

Milih Klairs karena udah teracuni sama mba Eunice dari Wishtrend. Plus ingredientsnya juga dari beberapa vegetable oil yang Insya Allah nggak bikin iritasi. So far, produknya oke banget buat ngebersihin wajah. Foundie, maskara dan kotoran-kotorannya melting gitu, trus makainya gampang. Tinggal di apply ke seluruh wajah (yes, ke mata bisa kok buat nglumerin maskara dkk) di pijat-pijat biar meresap, basuh pakai air sampai residunya hilang. Voila, make up bersih dan nggak bikin kulit kering.

Saya suka banget sama cleansing oil ini. Hampir tiap hari dipake pas malam meski nggak lagi ber make up ala-ala. Soal harga nggak bisa dibilang murce sih, tapi worth it lah.
Ini udah masuk pemakaian bulan ke lima dan masih belum menunjukkan tanda-tanda mau habis.

2. Klairs Gentle Black Sugar Charcoal Soap
>> Belinya paketan sama Cleansing Oil. Bentuknya batangan, dengan ada kotak-kotak kecil kayak cokelat silverqueen gitu.

Cara pakai: tinggal di gosok pakai air sampai jin busa nya keluar lalu si busa di
apply di wajah dengan gerakan memutar ke atas. Pijat-pijat sedikit. Bilas. Jangan sampai kena mata  ya soapnya. Perih cyiin.

What impressed me is wajah keliatan bersih dan segar setelah cuci muka meski ada efek sedikit tight but it never bother me. Dan karena saya pelit irit, sabunnya saya potong kecil-kecil sesuai kotak partisi yang ada. Ada 6 kotak. Nah sebulan biasanya habis 1 kotak kecil, jadi kira-kira 1 sabun bisa buat setengah tahun. Bwuahahaha..

3. Cosrx Good Morning Low PH Cleanser
>> My latest additions. Awalnya cuma beli sharing bottle aja, eee ternyata enak. Teksturnya gel, tapi bisa menghasilkan busa yang cukup banyak. Berbeda dengan charcoal soap di atas, hasil akhirnya nggak bikin kesat jadi kulit wajah tetap terasa lembut. Meski begitu, tetep efektif kok ngebersihin kotoran dan sisa cleansing oil.
Jadi makainya gantian aja sama charcoal soap. Tergantung sama mood, lagi mau sama yang mana. Hehehe..

4. Cosrx AHA/BHA Clarifying Treatment Toner
>> Setelah nyobain bha liquid powder dan terkesan banget dengan produk Cosrx jadi pengen nambah toner ini *latah*

Teksturnya cair banget jadi gampang meresap di kulit. Dan karena kandungan AHA dan BHA nya cuma 0.1% jadi nggak terlalu mengeksfoliasi kulit so nggak terlalu menyengat di kulit kita juga.

All i can say.. It’s a perfect toner for me. Membersihkan kulit dan pori-pori khususnya,
menyegarkan dan mengurangi sebum berlebihan di daerah T. Bravo!!!

5. Cosrx BHA Blackead Power Liquid
>> Well, i need something to make my skin smoother. Dan ini jawabannya.. Nah ini BHA nya agak gede. Hah? BHA? Apa itu BHA?

Nah, Beta Hydroxy Acid (BHA) atau Salicylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan
pada produk kecantikan untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati atau eksfoliasi sehingga bisa memperbaiki tekstur dan warna kulit.

Oke, saya mau bercerita sedikit.
Sebenarnya secara alami, sel-sel kulit kita akan memperbarui diri sendiri setiap (kurleb) 28 hari, namun karena seiring bertambahnya umur dan gaya hidup yang serampangan itu, proses nya jadi melambat.
Jadi sel yang belum selesai diperbarui di tumpuk sel kulit mati yang baru. So, munculnya yang namanya komedo, jerawat dan blackhead yang nggak berkesudahan.
Ada beberapa macam eksfolian, mau yang manual pakai sikat wajah (iyah wajah, bukan sikat buat nyuci), atau scrub atau zat kimia contohnya kosmetik yang mengandung BHA dan AHA (alpha hydroxy acids). Menurut penelitan, karena AHA dan BHA bekerja dengan menggunakan proses kimiawi, mereka dapat lebih meresap ke dalam kulit dan memberikan hasil yang lebih baik dibanding dengan scrub, yang cuma bisa bekerja pada permukaan luar kulit saja. Tapi, si AHA dan BHA tersebut nggak akan meng-exfoliate kulit kita terlalu banyak kok. Mereka cuma mengangkat sel-sel pada permukaan kulit yang sudah mati
atau rusak dan nggak akan mengangkat sel kulit yang sehat. Makanya kulit kita akan keliatan smooth, sehat dan warna kulit jadi lebih merata.
Perbedaan antara AHA dan BHA adalah kalo AHA dapat larut dalam air, sementara si BHA larutnya dalam minyak. Singkatnya AHA cocok untuk kalian yang berkulit kering, BHA lebih cocok untuk orang yang kayak eikeh. Pabrik minyak. Hohohoho…
Cuma, sebaiknya pemakaian nya nggak setiap hari. Bahkan di websitenya cosrx, hanya disarankan 3x seminggu. Jadi ya selang seling. Hari ini makai, besok nggak. Lagian kalau tiap hari dibubuhkan,nggak kebayang aja rasanya. Agak nylekit-nylekit gengs.. Tapi worth to the max..

Kulit wajah saya semakin mulus, komedo berkurang banyak dan pori-pori terlihat sedikiiit mengecil. I love this.

6. Skin&Lab Vita Energy Toner
>> Toner yang saya pakai sebelum cosrx. Sebenernya masih ada sih isinya. Tapi karena saya kadung ngidam Cosrx, yang ini saya agak saya singkirkan. Hehehe.. Duh, maaf yaa…

Padahal bukan karena toner ini nggak berfungsi dengan seharusnya, toner ini keren kok. Dia menyegarkan dan melembapkan. Nah lho.. Trus karena mengandung banyak vitamin pula toner ini menutrisi kulit dengan maksimal. Plus dia bisa dipakai sebagai facial mist. Jadi kalau lagi merasa wajah suram, tinggal semprot pakai ini. Fresh lagi.

7. Klairs Freshly Juiced Vitamin C Serum
>> Vitamin C Serum berguna sekali untuk mencerahkan kulit, mengurangi bintik-bintik hitam serta memperbarui dan menutrisi sel kulit. Jelas, saya butuh dong fungsi semacam ini untuk kulit. So yes,i added into my daily regime.

Etapi sebelumnya saya pakai C21,5 dan meski serumnya amazing tapi gampang banget teroksidasi T_T Kalau sudah teroksidasi begitu biasanya efeknya nggak cling lagi. Makanya saya nggak repurchase, saya ganti ke Klairs ini akibat kemakan racunnya si Eunice dari Wishtrend. Ya nasib sebagai cewek yang gampangan (kena “racun”).. Hehehe

Klairs ini manfaatnya hampir sama dengan serum vitamin C yang lama (melembabkan dan mengurangi dark spot) tapi nggak ada efek nylekit di kulit kayak C21,5.

Cuma, kadang-kadang aja ada sedikit sensasi hot ketika pengaplikasian meski nggak sering. Saya kurang tahu penyebabnya dan agak males nyari (hehehehe) toh nggak bikin kulit terbakar or something dangerous. Hahaha.. Okay, jangan ditiru. Nantilah kalau
ada waktu saya bakal nyari tahu. ^_^

Dengan harga yang lebih mahal, dia menang di masa oksidasi yang agak lebih lama dibanding C21,5. Tapi saya sih belum mau repurchase. Masih pengen Skinmiso Pore Corset Serum *evil laugh*

8. Skin Aqua UV Whitening Milk
>> Biasanya saya nggak terlalu merasa wajib pakai sunblock dalam bentuk terpisah. Karena sudah merasa terpenuhi dari BB Cream atau bedak. Heee… Namun, waktu memutuskan akan pakai produk mengandung AHA/BHA, ternyata wajib pakai sunblock untuk keseharian plus perlu di apply ulang tiap 3jam sekali. Wuakks!!!
Yes, karena AHA/BHA termasuk bahan eksfoliasi alias pengelupas sel kulit mati, naturally kulit  kita bakal lebih sensitif kena sinar matahari *sigh*

Mulailah saya bergerilya mencari produk yang oke. Dulu sebelum “mengkonsumsi” produk natural,saya pernah pakai sunblock merek wardah tapi nggak cocok. Bikin minyak di kulit semakin liar. Hehe..

Pas lagi berkeliaran di hypermart nemu skinaqua, beli, dicoba. Voila.. Lebih match sama eikeh. Cepat meresap dan nggak oily banget. Padahal bukan varian untuk kulit berminyak juga. Plus, harganya affordable. Yippi!!!!

9. C20 Vitamin Sleep 9 to 5 Crema
>> Karena saya agak serakah, waktu beli C21,5 Vit C Serum saya juga sekalian ngambil krimnya. Menurut websitenya duo ini mampu bekerja secara berkesinambungan *alah* untuk mempercantik kulit wajah kita. So’ lah.. Saya beli. Dan ternyata… Saya sukaaa…

Teksturnya lumayan creamy (maksudnya buat pabrik minyak kayak saya), jadi emang bener kalau cocoknya dipakai di malam hari. Pakai yang agak banyakan. Hehehe… Besok paginya… Wuaaa..

Kulit terlihat kenyal dan smoother by the day. Dark spot juga perlahan berkurang.

10. Kiehl’s Earth Pore Cleansing Masque
>> Sisa dari acara program LUCYS nya Kiehl’s kapan hari. Selain awet, desye bagus banget untuk membersihkan pori-pori dan skin tightening.

11. Cosrx Ultimate Nourishing Rice Overnight Mask
>> Sleeping pack bukan termasuk produk wajib saya sehari-hari. Cukuplah wash off mask memenuhi penambahan nutrisi kulit. Tapi punya cosrx ini tempted banget buat dicoba. Dan yes, it do what it said.
It help my skin brighter, healthy and looks radiant. Lagipula ini tri in wan produk lhoo..
Bisa dipake buat masker bobok sleeping mask, masker bilas atau pun krim moisturizer biasa. Cuma saya nggak nyobain fungsi terakhir, secara mengandung efek lengket di kulit. Bisa mengacaukan make up ini. So NO NO for daily cream.

12. Tathata Aloe Vera & Rosemary Lotion
>> Satu dari sedikit natural skincare yang masih saya pakai. It helps reducing my sebum. Tapi makainya pas kalo di rumah aja, nggak lagi pengen kemana-mana. Karena ternyata lotion ini nggak cocok dipakai bebarengan sama bedak mineral botanica eikeh T_T

13. Random Mask Sheet
>> Saya jarang sih pakai masker kertas ini.. Secara kalau dari segi ekonomis, amat sangat nggak hemat. Hahaha.. Ya kali produk seharga 20 sampai 45 ribu dipakai cuma sekali dan dibuang. Inget duit di atm lah.. Huhuhu.. Makanya makainya juga jarang-jarang, paling sebulan sekali. Ato kalo lagi ada undangan kewongan, sebelum ber makeup ria saya maskeran dulu biar muka lebih cling dan hasil make up lebih tahan lama.

14. Tathata Roll On Firming Eye Serum
>> Produk yang saya beli bebarengan sama Aloe Vera & Rosemary Lotion. Saya suka produk perawatan mata yang model beginian, ROLL ON. Cukup dioles sambil dipijat pake kemasannya. Nggak perlu pake tangan, ya kali takut aja kecolok. Hahaha…

Can’t say much about this one. Karena saya akui, sleeping habit saya buruk. Suka bangun dini hari kemudian nggak bisa tidur lagi. Alhasil, mata panda saya..???? Ya begitulah.. Tapi ini lumayan mereduce kok. Bolehlah dicoba..

So, that’s all. Nanti kalau saya merevisi produk yang lagi dipakai (so pasti laah.. :-p), saya
bakalan update kok..

xoxo,

reANNfi

Kiehl’s Clearly Corrective™ White Purifying Foaming Cleanser

Gambar

As you may know, i joined Kiehl’s Let Us Change Your Skin (LUCYS) Challenge. Diantara serangkaian produk yang kemarin diberikan Kiehl’s untuk dicoba, inilah produk favorit saya. Why oh why?? Yah, simak penuturan berikut ini *alah*:

Description (dari website):
“Regimen Clearly Corrective White – telah diuji secara klinis untuk membantu menjadikan warna kulit lebih merata dan melembabkan kulit agar kulit terlihat cerah, bening dan bercahaya. Pembersih wajah berbusa kami yang sangat efektif untuk menghilangkan kotoran di permukaan kulit tanpa menjadikan kulit kering, untuk kulit terlihat lebih cerah. Diformulasikan dengan kompleks ampuh White Birch dan Peony Extracts, pembersih klarifikasi ini bekerja sebagai bagian dari regimen Clearly Corrective White untuk membantu mengurangi tampilan noda dan bintik hitam dan menjadikan warna kulit lebih merata, cerah dan bercahaya. Dengan penggunaan teratur formula Clearly Corrective™ White, kulit akan tampak lebih cerah, bening dan bercahaya”

Kemasannya berupa tube plastik warna putih dengan ukuran 150ml. Simple tapi elegan. But looks big! Karena saat ini saya hidup nomaden, otomatis agak kesulitan kalau mau bawa pembersih ini kemana-mana. Jadinya saya tuang beberapa mili cairan ke kemasan travel size *macak kreatif*

Ingredients:
Aqua/Water, Myristic Acid, Palmitic Acid, Potassium Hydroxide, Disodium Laureth Sulfosuccinate, Lauric Acid, Stearic Acid, PEG-7 Glyceryl Cocoate, Benzyl Alcohol, Glycerin, Phenoxyethanol, Ceteareth-60 Myristyl Glycol, Argilla/Magnesium Aluminum Silicate, Disodium EDTA, Hydroxypropyl Tetrahydropyrantriol, Propylene 2-Oleamido-1,3-Octadecanediol, Citrus Tachibana/Citrus Aurantium Tachibana Peel Extract, Paeonia Suffruticosa Extract/Paeonia Suffruticosa Root Extract Fmla 685541/2 Code F.I.L. D48321/1

Gambar

Cara Penggunaan:

  1. Basahi wajah
  2. Oleskan sedikit cleanser di ujung jari lalu usapkan di wajah sambil dipijat dengan gerakan melingkar. (Hindari daerah mata ya…)
  3. Bilas dengan air sampai bersih atau hapus dengan kain lap basah.

**jika masuk ke mata, segera bilas dengan air**

Gambar

Teksturnya nggak terlalu creamy ataupun cair

Gambar

busanya pun nggak terlalu banyak

 

Kiehls CCW Cleanser 6

see.. the result is lil bit brighter right?

My Impression:
As i said, this is my favourite. Kita cukup mengeluarkan sedikit sabun untuk bisa digunakan diseluruh wajah. Dia efektif membersihkan kotoran dan make-up yang nggak terlalu tebal. Sehari-hari saya hanya menggunakan pensil alis dan BB Cream. Kalau lagi rajin, sebelum disabuni, wajah saya dibersihkan dulu dengan homemade cleansing oil. Suatu saat, saya lagi malas pakai cleansing oil, jadi langsung pake sabun ini untuk ngebersihin muka. Hasilnya sama-sama bersih lhoo.. Dan lagi baunya enak, fresh tapi soft. Jadi nggak bikin hidung eneg. And the most important thing is the effect. Wajah tidak berasa kesat sama sekali, terlihat bersih, cerah dan segar… Lovely…

It become one of my favourite cleanser (the other one is A-Z Facial Mud Wash) ever.. It lil bit pricey, cost about Rp. 310.000. Actually, the most expensive cleanser that i ever had *wink*  Tapi melihat kemasannya yang besar tapi makainya cuman dikit, ya cukuplah dibuat 2 – 3 bulan. So worth it lah..

NB: but actually, i still want to try rare earth cleanser.. Hohohoho..

Kalau kalian tertarik mencoba, program LUCYS ini masih ada lhoo… Please click LUCYS

xoxo,

reANNfi

Green Mommy Skin Care

Setelah “kapok” pakai produk dermatologist, saya mutusin balik ke Hadalabo Shirojyun Ultimate Whitening. Hehehe..

Tapi karena takut efek samping di kulit wajah karena switching produk dokter ke Hadalabo, saya jadi pengen pakai produk yang alami dulu. (Halah, bilang aja mau nyobain barang baru :))

Why greenmommy? Saya menemukan website ini juga nggak sengaja. Suatu hari, saya browsing tentang bahaya Aluminium Chlorhydraat pada deodorant. Sementara banyak produk deodorant di pasaran mengandung bahan tersebut. Ngeri dong.. Nah, pencarian saya berujung pada situs greenmommy, yang dimiliki oleh Ibu Deasy Srihandi. Beliau itu selain nulis artikel tentang green living, ternyata juga jualan produk-produk ramah lingkungan yang diproduksi sendiri. Keren.. Range produknya pun lengkap, mulai dari sayuran fresh, mie instan, susu kacang, sabun cuci, kue kering sampai kosmetik *plok plok*

Pilihan barang yang bisa dipesan bisa dilihat disini. Tapi kalau mau kenalan dulu boleh di-like lah akun facebooknya 🙂

Dari akun efbe itu saya bisa konsul produk skin care apa yang cocok dengan kebutuhan kulit saya. Mbak adminnya baik kok.

Finally, saya memilih Aloe Creamy Cleanser, Real Rose Toner dan Natural Skin Brightening Butter untuk pelembab wajah. Setelah dua bulan pemakaian dan hampir habis barangnya, saya baru niat bikin review.. hehe..

1. Aloe Creamy Cleanser

Image

Image

Image
Ingredient:
Aqua, castor oil, coconut oil, olive oil, sunflower oil, aloe vera, chamomile water, cucumber, glicerine, lecithin, xanthan gum, lemon essential oil, lavender essential oil.

Kemasan:
Botol pump plastik ukuran 100 ml.

Harga: Rp. 40.000

Cara Pakai:
Oleskan pada wajah secara rata. Bilas dengan air. Keringkan.

Comment: Cleanser ini tidak mengandung detergen, jadi meski digosok-gosok kayak apa busanya cuma dikiiit banget. Saya sukanya kulit jadi lembut setelah pemakaian, nggak keset. Tapi harus hati-hati nih kalau menekan pumpnya, karena cairan yang keluar suka terlalu banyak atau sedikit. Hehe, nggak bisa sesuai keinginan. Dan saya juga agak terganggu sama baunya, bau minyak jelantah 😦

2. Real Rose Toner

Image

Image

Image

Image
Ingredient:
Rose water, glicerine, citric acid, lavender essential oil, rose essential oil, apple vinegar.

Kemasan:
Botol plastik spray ukuran 60 ml.

Harga: Rp. 30.000

Cara Pakai:
Dipakainya setelah wajah dibersihkan yaa.. Bisa langsung disemprot ke wajah dan leher (dengan mata tertutup yaaa..) atau bisa juga disemprotin di kapas baru diusap-usapkan ke wajah.

Comment:
I love it. Tonernya nggak bikin kulit kering, mungkin karena alcohol free yaa. Trus baunya seger.. Secara air bunga mawar dicampur cuka apel. Dan penambahan apple vinegar bikin kulit nggak terlalu oily. Yippie!!!

3. Natural Skin Brightening Butter

Image

Image
Ingredient:
Organic cacao butter, organic beeswax, non gmo corn powder, rosemary essential oil, papaya essential oil, strawberry essential oil, brightening oil.

Kemasan:
Jar kaca ukuran 35 gr. Tidak menyertakan sendok, jadi bisa pakai cotton bud buat ngambilnya.

Harga: Rp. 60.000

Cara Pakai: digunakan setelah wajah dibersihkan. Ambil secukupnya (kalau saya sih seujung jari telunjuk), oleskan di seluruh wajah dan leher. Tambahan dari saya, dipakainya sambil dipijat ya.. Biar cepat meresap ke kulit dan nggak kileng-kileng dan pliket (aduh, bahasa indonesianya apa ya?) Oh ya, butter ini juga bisa digunakan untuk badan lhoo..

Comment:
Krim ini bertekstur butter, jadi pekat dan oily. Kita cuma butuh sedikit aja untuk melembabkan kulit. Pertamanya saya khawatir kalau pelembab ini justru bikin kulit tambah berminyak. Tapi ternyata dugaan saya salah. Biasanya, pas saya nyampe di kantor hidung ini sudah mulai ngeluarin minyak, sekarang nggak tuh. Malah lebih moist berasanya kalau disentuh 🙂 Oh ya, yang perlu diperhatiin, krim ini sesuai namanya yaitu brightening bukan whitening. Jadi kalau kalian pengen kulit lebih putih pastinya krim ini bukan solusi yang pas 🙂

Conclusion:
>> Secara keseluruhan, saya suka rangkaian produk skin care Green Mommy ini. Bahannya alami, tanpa bahan kimia dan pengawet, jadi berasa aman pakainya. Tapi ya perlu hati-hati, karena nggak mengandung bahan pengawet produknya lebih cepat “basi”. Untungnya Mbak Deasy ini menyertakan tanggal kadaluarsa di kemasan. Legaaa.. Harganya pun  terjangkau. Lebih lega lagi *wink

But the best part is I feel my skin improved. It become soft, moist and slowly my skin seems going to normal condition.Happy!!
Bekas-bekas “kehancuran” kemarin udah nggak ada lagi!

Meski, ukuran pori-pori tetap sih 😦 Tapi yah, kalau kulit sudah dalam kondisi bagus, jerawat, komedo dan berbagai macam masalah lainnya mana mau mampir. Betul nggak? 🙂

Untuk repurchase? Mau sih, tapi nggak sekarang. Hehehe… Baru mau beli lagi kalau pas hamil. Kan produk ini bebas bahan kimia, jadi aman untuk kandungan 🙂 Kalau sekarang, ya tetep mau nyobain produk pasaran laah…

NB: Now, i put my eyes on Menard. So i should save my money 🙂

love,

reANNfi

Cintailah produk-produk kosmetik Indonesia

Beberapa bulan ini, aku terhegemoni sama produk-produk kosmetik dari luar.Meski begitu, kosmetik dan skin care Indonesia nggak kalah kok. Untuk beberapa produk aku tersugesti harus pakai produk dalam negeri. Hehehehe..

kosmetik dalam negeri

Contohnya: Shampoo, aku suka banget sama keluarannya Mustika Ratu. Aku cocok sama hampir semua variannya: daun landep, merang, dan bayam. Rambutku jadi lebih bervolume, halus dan nggak gampang lepek. Aku juga  pakai penyubur rambutnya, lumayan banget buat mengurangi kerontokan. Baunya yang alami juga jadi penguat memakai shampoo ini.

Kalau mouthwash ini punya Papaku, kadang suka makai juga. Cuma nggak terlalu suka baunya, karena agak berbau tembakau gitu. Hehehe….

Trus, ada Viva. Aku cocok sama Cleansing Milk, biasanya pakai varian Cucumber atau Bengkoang. Tapi Cleansing Milk ini baru dipakai kalau aku abis dandan tebel, misalnya: kekondangan atau jadi pager ayu dikawinannya sodara. Selain itu, ada juga Viva Clean Mask yang bisa untuk sabun cuci muka atau masker kilat karena pemakaiannya cuma 3 menit. Biasanya sih, aku pakai sebagai masker ketika wajahku lagi kucel-kucelnya dan butuh tampil fresh secara instant. Cara pemakaiannya: sebelum masuk kekamar mandi, aku olesin dulu Viva Clean Masknya ke seluruh wajah, kecuali mata, bibir dan lubang hidung (apaaaa???? Hehehe…), tunggu selama 3menit, bisa disambi sama makai sabun atau menyikat gigi. Setelah itu baru dibilas dengan air hangat. Voila, jadi keliatan seger deh…

Dan sekarang, karena lagi belajar dandan. Aku nyobain Eyeliner Matic dari Viva Queen. Enak, bentuknya kayak spidol gitu, jadi nggak perlu nyerut. Praktis. Cuma tingkat kewaterproofannya nggak terlalu tahan lama sih. Tapi bagi cewek dandan pemula seperti aku lumayan laaaah…

Selain itu, aku juga ngefans sama Ratu Mas Lulur Kocok. Cuma sekarang jarang beli, karena scrubnya lebih sering pakai kopi dicampur yogurt.

Itu sih, daftar perawatan wajah dan badan made in Indonesia favoritku. Apa favoritmu?

(DIM Beauty) Milk and Fennel Cleanser

Aku lagi capek pakai sabun pembersih yang biasanya (merek C&C, daily pore cleanser). Pori-porinya emang sedikit menutup sih, tapi kulitku berasa kering gitu. Aizzzz…

Iseng-iseng googling resep natural cleansing buat kulit berminyak. Di antara sekian banyaknya, ada 1 resep yang menarik buat dicoba. Coz, bahannya nggak terlalu susah: Buttermilk dan adas (fennel). Tapi nyari buttermilk susah juga ternyata.. Heee… Akhirnya nyoba diganti sama susu sapi biasa.

Jadi, aku beli susu sapi kemasan kecil (merek i**omilk), direbus sambil dicampuri 2 sdt adas  kering sampai mendidih. Diaduk-aduk. Lalu, disaring, biar yang tertinggal cuma cairannya aja, ampas adasnya dibuang. Aku taruh di botol kaca dan disimpan di kulkas.

Percobaan pertama: Karena belum pede, aku bersihin dulu wajahku pakai baby oil, diwaslapin, baru deh ramuan susu+adas diaplikasikan. Tuang sedikit campuran itu ke kapas trus diusap-usapin kewajah. Hati-hati ya untuk daerah dideketnya mata. Hasilnya: mungkin karena wajah udah dibersihin duluan pakai baby oil, jadi kotorannya nggak terlalu terlihat.

Percobaan kedua: Udah pede (:-p) Langsung makain Sudas (Susu+adas) ke wajah. Voila, bedaknya keangkat lhooo… Waaaaa….

Brati percobaan sukses… Hehehe… Untuk tonernya, aku pakai air teh hijau yang dibekukan di ice cube. Jadi tiap kali makai, 1 kotak aja dioles-olesin diwajah. Segeeerr…

Sudah 2 minggu ini rutinitasku kayak begitu.. Hasilnya: Kadar oilynya berkurang, pori-pori agak mengecil tapi kulitnya tetep lembut… Jadi, okelah… Puas kok. Apalagi, aku sekarang lagi pengen meminimalisasi penggunaan kosmetika buatan pabrik.. :p

Back to nature… 🙂

Btw, daya tahan si Sudas ini cuma 1 minggu aja sih, jadi tiap minggu mesti bikin lagi. Agak repot sih, tapi katanya kan kalau mau cantik kita nggak boleh malas… Betul????

notes: DIM itu Do It Myself 🙂